Kotodama

Pengetahuan

Pembahasan Wine

Hingga saat ini ada banyak orang masih salah menafsirkan tentang persepsi wine. Umumnya, wine memang memiliki kadar alkohol yang biasanya dapat ditemukan dalam bir, namun itu tidak sama dengan minuman keras yang anda nikmati.

Dalam hal ini, kadar alkohol yang terdapat pada bir lebih mengarah ke proses fermentasi amilum tanpa reaksi desalinasi. Nah, untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan wine serta darimana asal usulnya, maka anda dapat membaca pembahasan wine yang telah kami kemas dengan menarik.

A. Pengertian & Sejarah Wine

Pengertian wine merujuk kepada jenis minuman berkadar alkohol melalui proses fermentasi anggur. Anggur merupakan buah yang memiliki keseimbangan kimia alami, sehingga buah tersebut dapat difermentasi tanpa menambahkan gula, enzim, asam, air maupun zat makanan lainnya yang dikenal sebagai desalinasi.

Bukti empiris melalui penemuan arkeologi menjelaskan bahwa sejarah wine berawal dari teknologi pengolahan anggur yang dikembangkan oleh orang Mesir pada tahun 2500 sebelum Masehi. Budidaya pengolahan anggur mulai masuk ke Yunani dan menyebar ke kawasan Laut Hitam hingga Spanyol, Jerman, Prancis serta Austria.

B. Tahap Pembuatan Wine

Pembuatan anggur telah diterapkan sekitar selama ribuan tahun. Pembuatan anggur adalah proses alamiah yang memerlukan intervensi manusia, tetapi setiap pembuat anggur memandu proses melalui teknik yang berbeda.

Berdasarkan informasi yang diwartakan melalui Liputan6.com, tahap pembuatan wine dapat diklasifikasikan menjadi 5 bagian. Apa saja itu? Yuk, simak penjelasannya.

B.1. Fase panen

Panen adalah langkah pertama yang akan dilakukan dalam proses pembuatan anggur. Fase ini merupakan bagian terpenting dari memastikan kelezatan anggur. Untuk membuat anggur menjadi alami, maka diperlukan kadar asam, ester, dan tanin. Tanin adalah elemen tekstur yang membuat anggur kering dan menambah rasa pahit dan asin untuk anggur.

Pemanenan dilakukan dengan tangan atau secara mekanis. Banyak pembuat anggur lebih memilih untuk memanen dengan tangan, karena pemanenan mekanis dapat menjadi hal yang sulit untuk dilakukan pada kebun anggur.

B.2. Fase perusakan

Setelah anggur dipetik dari kebun, maka buah tersebut akan siap untuk dihancurkan. Selama bertahun-tahun, banyak pembuat anggur melakukan ini secara manual dengan menginjak-injak anggur menggunakan kaki mereka.

Namun saat ini, para pembuat anggur lebih memilih melakukan hal ini melalui mesin. Penggunaan mesin telah membawa keuntungan sanitasi yang luar biasa serta meningkatkan umur panjang dan kualitas anggur.

Untuk anggur putih, para pembuat anggur akan menghancurkan dan memisahkan buah dari kulit, dan biji. Hal ini untuk mencegah warna yang tidak diinginkan.

B.3. Fase pembusukan / fermentasi

Selesai menghancurkan anggur, para wine maker akan melakukan proses fermentasi dengan menambahkan ragi maupun gula. Dibutuhkan waktu 6-12 jam untuk melakukan proses pembusukan.

Untuk hasil yang lebih baik, fermentasi terus diterapkan sampai semua gula diubah menjadi alkohol.

B.4. Fase purifikasi

Setelah selesai fermentasi, fase purifikasi akan dimulai. Purifikasi adalah proses di mana padatan seperti sel mati ragi, tanin, dan protein akan dibuang.

B.5. Fase ranum

Proses membuat wine di tahap terakhir ini memiliki 2 pilihan yaitu langsung di kemas pada botol atau dibiarkan tua. Proses penuaan wine akan menghasilkan wine dengan rasa yang halus.

C. Ragam wine

Ada banyak jenis wine yang dihasilkan dari anggur. Berikut diantaranya:

1. Red Wine

Anggur merah adalah jenis anggur yang terbuat dari varietas anggur berwarna gelap (hitam). Warna aktual anggur dapat berkisar dari intens ungu, yang merupakan warna khas anggur muda. Banyak dari proses produksi anggur merah melibatkan ekstraksi komponen warna dan rasa dari kulit anggur

2. White Wine

Anggur putih telah ada selama setidaknya 2500 tahun. Berbagai macam anggur putih berasal dari jumlah besar varietas, metode pembuatan anggur, dan rasio residual gula.

Anggur putih sering digunakan sebagai aperitif selama makan, dengan hidangan penutup, atau minuman menyegarkan pada waktu makan. Anggur putih dianggap lebih menyegarkan, dan lebih ringan dalam rasa daripada anggur merah. Akan tetapi, rutin mengonsumsi anggur putih dapat menyebabkan efek samping yang sangat berbahaya, termasuk Melanoma.

3. Rosé wine

Rosé wine adalah jenis anggur yang menggabungkan beberapa warna dari kulit anggur. Ada tiga cara utama untuk menghasilkan anggur rosé, yakni melalui kulit, saignée, dan pencampuran. Anggur Rosé terbuat dari berbagai macam anggur dan dapat ditemukan di seluruh dunia.

4. Sparkling Wine

Sparkling wine dikenal sebagai anggur bersoda, yang merupakan anggur dengan kandungan kadar karbon dioksida yang terdapat di dalam buah. Contoh terkenal dari anggur bersoda adalah sampanye, yang secara eksklusif dihasilkan di daerah Champagne dari Prancis. Juga di Italia ada banyak anggur bersoda seperti Franciacorta, Prosecco.

D. Manfaat minum wine

Berdasarkan informasi yang dikutip dari liputan6, Ada 7 manfaat yang dapat anda rasakan jika mengonsumsi satu gelas wine. Berikut diantaranya:

1. Menghilangkan jerawat

Wine dapat digunakan sebagai ramuan untuk pengusir jerawat. Sifat anti-inflamasi dan antiseptik yang terkandung dalam wine dapat meredakan jerawat pada wajah, dengan cara mencelupkan kapas dalam wine dan menempelkannya selama dua puluh menit.

2. Melawan stres

Wine dipercaya dapat menenangkan sistem saraf manusia. Menurut sebuah penelitian, orang yang mengonsumsi dua hingga tujuh gelas anggur per minggu dapat meredakan gejala stres dan depresi.

3. Menyehatkan mata

Menurut Washington University School of Medicine di St Louis, wine dapat membantu pengobatan retinopati diabetes dan masalah mata.

4. Melindungi gigi dari bakteri

Penelitian telah membuktikan bahwa wine mampu mengurangi bakteri di gigi.

5. Meningkatkan imunitas tubuh

Penelitian mengatakan bahwa mereka yang mengonsumsi anggur hampir setiap minggu cenderung terhindar dari demam dan flu. Hal ini dikarenakan antioksidan pada wine membantu meredakan peradangan dan mengurangi gejala pilek.

6. Menurunkan kolesterol

Segelas anggur dapat membantu meningkatkan HDL atau kolesterol baik sekitar 12 persen.

7. Memperlambat penuaan fungsi otak

Menurut sebuah studi fungsi otak dari Columbia University, orang yang rutin mengonsumsi wine akan memperlambat penuaan otak atau kepikunan.

Well, itulah pembahasan mengenai anggur yang telah kami paparkan di atas. Atas perhatian dari para pembaca, maka kami ucapkan terima kasih. Enjoy your life and see you next time.

Terpopuler

Semua Artikel Merupakan Asli Dari Sumber Yang Terpercaya dan Di terjermahkan kembali ke bahasa indonesia..

Copyright © 2016 KOTODAMA.NET, Powered By Oncom Design

To Top