Kotodama

History

Kisah Kepedihan Warga Kamboja Sewaktu Rezim Pol Pot

Pol Pot atau yang dikenal dengan nama Saloth Sar merupakan seorang diktator politik yang memimpin masa kekuasaan Khmer Merah mulai dari tahun 1963 sampai dengan 1979 . Dan pada tahun 1975 , Pol Pot mulai memimpin pemerintahan Kamboja dengan menguasai wilayah yang dinamakan sebagai “Kampuchea” , dan hal tersebut menyebabkan banyak warga menjadi kehilangan pekerjaan , bahkan mereka juga dipaksa untuk bekerja keras sebagai petani . Kemudian efek dari kerja keras tersebut telah mengakibatkan banyak warga yang kelaparan , kekurangan gizi , yang akhirnya menyebabkan sekitar 25 persen dari warga Kampuchea meninggal secara mengenaskan . Dan pada masa kekuasaan Pol Pot , hal tersebut juga menimbulkan ketegangan antara dua negara komunis yaitu Cina dan Uni Soviet .

back-novel-peter-alan-lloyd-backpackers-in-danger-khmer-rouge-capture-and-kill-backpackers-vietnamese-cambodia-invasion-war-fall-of-phnom-pehn-vietnam-war-pol-pot-12

Timbulnya perseteruan dua negara komunis

Disamping itu , pada tahun 1975 , Kamboja dan Vietnam yang merupakan dua negara yang dikuasai oleh pemerintahan komunis , mulai menimbulkan konflik yang membuat hubungan kedua negara tersebut semakin menegang . Dan timbulnya konflik berkepanjangan tersebut dikarenakan oleh dua faktor di bawah ini yaitu :

A . Hubungan antara Cina dan Uni Soviet yang semakin memanas

1407395881975_wps_16_fall_of_phnom_penh_april_

Cina dan Uni Soviet merupakan dua negara yang mengusung ideologi komunisme dan memiliki hubungan kerjasama yang baik antara satu sama lainnya . Kemudian , ketika Nikita Khruschev menduduki jabatan pemimpin baru Uni Soviet , maka segala hal yang menyangkut tentang hubungan baik pun tidak diindahkan lagi oleh Khruschev . Khruschev memiliki keinginan untuk merubah sistem kepemimpinan terdahulu menjadi proses yang dikenal sebagai “Destalinisasi” . Dan aksi yang dilakukan oleh Khruschev mulai dikecam oleh Mao Zedong yang merupakan pemimpin negara komunis Cina . Melalui ketegangan hubungan antara kedua negara adidaya tersebut , akhirnya pihak Uni Soviet maupun Cina , terlebih dahulu mengesampingkan masalah permusuhan antar dua negara , yang menimbulkan niat dari Mao Zedong untuk bersekutu dengan Kamboja , sedangkan Uni Soviet bersekutu dengan Vietnam .

B . Perebutan wilayah

1180573_orig

Konflik antara Kamboja yang didukung oleh Cina beserta Vietnam yang didukung oleh Uni Soviet pun tidak terelakkan , dan akhirnya pada tahun 1977 , Pol Pot yang memimpin rezim Khmer Merah pun mulai mendekati Vietnam dengan tujuan untuk menguasai wilayah Kampuchea .

Jalannya Peperangan

g21193

Melalui ketegangan yang timbul antara Cina dan Uni Soviet , maka pada bulan April 1977 , pasukan Kampuchea yang tergabung dalam “Kampuchea Demokratik” mulai menginvasi kota Chau Doc yang terletak di Provinsi An Qiang untuk melancarkan serangan besar-besaran yang mengakibatkan ratusan warga sipil Vietnam tewas secara mengenaskan .

vietnam-war

Dan lantas untuk merespon serangan tersebut , Vietnam juga mengirim pasukan ke wilayah Kampuchea untuk mengadakan perundingan . Namun perundingan tersebut ditolak mentah-mentah oleh pasukan Kampuchea dan mengatakan bahwa Vietnam tidak akan pernah dapat menguasai wilayah Kampuchea . Setelah itu , memasuki bulan September 1977 , pasukan Kampuchea kembali melakukan serangan kedua ke wilayah Vietnam , dan lantas Vietnam yang geram dengan serangan beruntun tentara Kampuchea tersebut , langsung mengerahkan pasukan sebanyak 60 ribu tentara untuk menjaga perbatasan . Bahkan Vietnam juga mengerahkan pesawat tempur untuk memukul mundur tentara Kampuchea . Dan karena keunggulan persenjataan yang dimiliki oleh tentara Vietnam , maka pada tahun 1977 , tentara Vietnam berhasil menguasai wilayah Kampuchea dengan menempatkan ratusan tentara di setiap sudut jalan Kampuchea .

h_4_ill_639759_cambodia-phnom_penh-1979-61

Namun , pada Januari 1978 , Vietnam menarik pasukannya dari Kampuchea dengan tujuan untuk menaklukkan rezim Khmer Merah yang masih berkuasa di Kampuchea . Kemudian tiba pada tanggal 03 Desember 1978 , radio Pemerintah Vietnam mengumumkan terbentuknya Kampuchean National United Front For National Salvation ( KNUFNS ) yang terdiri dari organisasi yang didominasi oleh orang Kampuchea , dan terbentuknya organisasi ini didasarkan pada kebebasan warga Kampuchea dari pemerintahan Pol Pot.

khmer-rouge-soldiers-listening-to-their-commander-for-advice-near-the-tank

Tepat pada tanggal 22 Desember 1978 , Vietnam kembali menginvasi Kampuchea dengan mengerahkan 120 ribu tentara berkendaraan lapis baja untuk menyerang tentara Khmer Merah , yang akhirnya membuat rezim Pol Pot harus kehilangan separuh jumlah pasukannya selama 2 minggu . Kemudian tepatnya pada tanggal 07 Januari 1979 , rezim Pol Pot berhasil ditaklukkan oleh tentara Vietnam , dan secara resmi Vietnam telah menguasai wilayah Kampuchea yang saat ini dinamakan sebagai kota Phnom Penh .

Terpopuler

Semua Artikel Merupakan Asli Dari Sumber Yang Terpercaya dan Di terjermahkan kembali ke bahasa indonesia..

Copyright © 2016 KOTODAMA.NET, Powered By Oncom Design

To Top