Kotodama

Automotive

Mobil Otonom, Inovasi Kendaraan Tanpa Sopir Paling Diminati

Guys, apakah anda pernah mengendarai mobil otonom? Jika belum, maka anda dapat menonton cuplikan video yang telah kami sediakan di atas. Video tersebut memperjelas bahwa mobil otonom adalah jenis kendaraan tanpa sopir yang akan diperkenalkan di masa depan.

Jenis kendaraan ini sangat diminati oleh banyak pengemudi, terutama di kawasan Eropa, Amerika dan sebagainya. Mengapa kami mengatakan demikian? Karena otomasi perangkat yang ditanamkan pada sistem kemudi mobil ini, dapat mempermudah pekerjaan anda. Otomasi tersebut dapat menjalankan mobil dengan sendirinya, ibarat mobil tanpa sopir yang dapat mempermudah perjalanan jarak jauh yang meletihkan, parkir, serta berbagai kegiatan yang tidak dapat anda lakukan dengan sendirinya.

Lantas, perangkat apa yang dibutuhkan untuk membuat mobil otonom dapat bekerja? Pengen tau apa perangkat yang dibutuhkan supaya dapat membuat mobil otonom bekerja dengan baik. Nah, untuk mengetahui penjelasan secara rinci mengenai perangkat apa yang dibutuhkan. Maka anda dapat membaca ulasan yang telah kami kemas semenarik mungkin.

Perangkat yang dibutuhkan pun bervariasi, mulai dari sistem berkendara dengan menggunakan sebuah peta, maupun menambahkan sensor di atap mobil, seperti radar.

A. Mobil Otonom Google

Google memang merupakan perusahaan search engine ternama di dunia. Namun, ada banyak proyek yang telah berhasil menciptakan kehidupan baru bagi setiap orang di dunia. Salah satunya yaitu Waymo.

Waymo adalah sebuah proyek pengembang mobil otonom rilisan Google. Pada Desember 2016, Google mulai merilis proyek mobil otonom yang telah dikerjakan sejak 2009. Waymo digambarkan sebagai “sebuah teknologi yang dapat membuat seorang pengemudi menjadi nyaman dalam berkendara”. Untuk mewujudkan kenyamanan tersebut, berarti ada sebuah perangkat yang harus ditambahkan pada mobil, sehingga hal tersebut dapat membuat pengemudi menjadi nyaman dalam berkendara. Nah, perangkat apa saja yang ditambahkan? Penasaran… Yuk, intip apa saja perangkat yang disematkan pada mobil otonom Google sehingga membuat seorang pengemudi nyaman dalam berkendara.

Untuk mengotomasi mobil, maka Google mulai memasang sinar laser Velodyne 64 yang akan menampilkan range finder. Laser ini memungkinkan kendaraan untuk menghasilkan peta 3D secara rinci terhadap lingkungannya. Setelah itu, mobil akan mengambil data peta yang dihasilkan dan menggabungkannya dengan peta dunia beresolusi tinggi, yang pada gilirannya akan memproduksi berbagai jenis model data yang memungkinkan untuk kemudi otomatis.

B. Mobil Otonom Tesla

Disamping Google yang menambahkan alat berupa sinar laser, pihak pengembang mobil otonom Tesla juga tidak mau kalah terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan search engine tersebut. Saat ini, pihak Tesla masih melakukan tahap penerapan untuk teknologi autopilot. Sistem autopilot ini nantinya, akan menggunakan 12 sensor ultrasonik jarak jauh. Kedua belas sensor ultrasonik jarak jauh tersebut memiliki fungsi untuk mendeteksi lingkungan di sekitar mobil, maupun kecepatan. Sensor ultrasonik memiliki tingkat presisi yang cukup tinggi dan dapat dikontrol secara elektronik.

Kendati dapat mengaktifkan autopilot, namun pihak Tesla juga menjelaskan jika sistem autopilot yang dapat dikontrol bukan berarti memberikan jaminan mobil dapat dikemudikan secara otomatis, karena driver juga memiliki tanggung jawab untuk mengendalikan mobil agar tidak bertabrakan dengan mobil yang lain.

Disamping Autopilot, ada juga Autosteer, Auto Lane Change, Automatic Emergency Steering dan Side Collision Warning, serta fitur Autopark.

Auto Steer yaitu fitur yang membuat mobil tetap berada pada jalurnya dengan kecepatan yang stabil. Fitur ini akan berfungsi sebagai Traffic Aware Cruise Control, yang dapat membaca kondisi jalan dan menyesuaikan speed.

Sedangkan Auto Lane merupakan fitur yang memungkinkan mobil berpindah jalur dengan aman, tanpa harus membelokkan kemudi.

Sementara Automatic Emergency Steering dan Side Collision Warning akan memberi warning kepada pengemudi ketika ada mobil atau benda yang terlalu dekat dengan bodi mobil.

Kemudian Autopark merupakan fitur yang akan membuat si pengemudi tak perlu bersusah payah untuk memarkirkan kendaraan secara paralel. Dalam pengoperasiannya, anda cukup memencet tombol bertulisan ‘P’, maka sensor akan bekerja dan membaca ruang yang cukup untuk memarkirkan mobil.

C. Mobil Otonom Volvo

Jika Google dan Tesla menggunakan perangkat sinar laser beserta autopilot untuk melakukan eksperimen, maka lain halnya dengan Volvo yang menggunakan mobil XC90 untuk melakukan uji coba. Volvo memang menjadi salah satu produsen mobil yang serius dalam hal merilis teknologi otonom. Rencananya, pihak Volvo akan meluncurkan mobil berteknologi otonom pada tahun 2020 mendatang. Dan teknologi ini akan ditanamkan pada model XC90, S90 dan V90 yang telah diproduksi Volvo dengan menggunakan platform SPA.

Teknologi tersebut dikenal sebagai IntelliSafe Auto Pilot. Dan perangkat ini didesain untuk menjamin keamanan saat kontrol dialihkan dari pengemudi ke sistem komputer. Perangkat ini nantinya bisa diaktifkan maupun dinonaktifkan melalui sepasang tuas yang terdapat di belakang setir. Jika mobil sudah siap melaju, maka perangkat akan menampilkan lampu hijau pada tuas. Sewaktu lampu tuas menyala hijau, pengemudi harus menarik dua tuas itu secara bersamaan sehingga sistem komputer akan mengambil alih laju kendaraan. Namun, apabila auto pilot mendeteksi mobil tidak dapat dilajukan secara otomatis, maka pengemudi akan diberitahu informasi untuk mengambil alih kemudi dalam jangka waktu 60 detik.

Well, itulah pembahasan mengenai mobil otonom selaku kendaraan yang dapat mempermudah aktivitas anda. Atas kunjungan beserta perhatian dari para pembaca, maka kami selaku penulis ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sangat mendalam. Perhatian yang anda curahkan sangat berarti bagi perbaikan artikel yang kami tuliskan. Enjoy your life guys. And see you in the next article.

Terpopuler

Semua Artikel Merupakan Asli Dari Sumber Yang Terpercaya dan Di terjermahkan kembali ke bahasa indonesia..

Copyright © 2016 KOTODAMA.NET, Powered By Oncom Design

To Top